Tiada Laut Sedalam Iman

Tiada Gunung Setinggi CIta, Sujud Kepala Kepada Tuhan Tegak Kepala Lawan Derita

Mekar Seribu Bunga diTaman Mekar Cintaku Pada Ikatan

ilmu Ku Cari Amal Ku Beri Untuk Agama Bangsa Negeri

Bersemilah - Bersemilah Tunas-Tunas NU

Masa Depan Ditanganmu Untuk Meneruskan Perjuangan

Sunday, 26 July 2015

Nasehat Romo K. H Nasrun Minallah Ponpes Al Mansyur Popongan Klaten

Nasehat Romo K. H Nasrun Minallah Ponpes Al Mansyur Popongan Klaten

      IPNU IPPNU adalah wadah silaturahmi antar pemuda pemudi NU untuk Berjuang mempertahankan NKRI dan Nahdhatul'ulama. Disamping itu sesuai Semboyan kami beliau menyampaikan bahwa sebagai pelajar adalah 1. Belajar, 2, Berjuang 3. Bertaqwa. Yang utama adalah
1. Belajar  Sebagai calon pemimpin, calon penerus dan agen perubahan kita diwajibkan menimba ilmu sebanyak mungkin khususnya ilmu islam baik ilmu fiqih dan yang lainnya.
Disisilain itu bertujuan agar kita tidak terpaku pada Organisasi saja kehidupan Duniawi tetapi kita juga memikirkan akhirat kehidupan yang datang..

BOLEH MENGIKUTI MODERENISASI TAPI JANGAN SAMPAI KALIAN MENINGALKAN TRADISI :D

Saturday, 25 July 2015

Nasehat dari Bp Muslim Habib (Pembina IPNU IPPNU PAC Juwiring)

Nasehat Bp. Muslim Habib (Pembina IPNU IPPNU PAC Juwiring)

      Kita sebagai Pemuda Nahdhatul 'Ulama mempunyai faham yaitu
Ahlisunnah wal jama'ah annahdziyah. Faham tersebut jika diterapkan dalam kaum Muda khususnya IPNU IPPNU adalah Sebagai pemuda NU harus mempunyai kemampuan dan kekreatifan untuk aktif dalam sebuah organisasi.. karena jiwa kita masih berjiwa muda maka dari itu kita dwajibkan menuntut 'ilmu / Tholabul 'ilmi. Untuk bekal dimasa yang akan datang.. IPNU IPPNU adalah putra NU yang harus siap sebagai Penerus dan  pengganti jika yang Sepuh sudah tidak bisa lagi, Kalian adalah agen  perubahan untuk perubahan NKRI

Semangat Shollu'alannabi Muhammad :D

Nasehat dr K. H Mbah Hono Pengasuh Ponpes At Ta'awun Wonosari Klaten

Nasehat dr K. H Mbah Hono Pengasuh Ponpes At Ta'awun Wonosari Klaten

         Dalam suatu Organisasi kunci kesuksesan adalah Ketua, maka dari itu jangan kamu sia- sia kan usaha dari seorang pemimpin karena kamu lah yang memilih, kamulah yang menyepakati sehingga KETAATAN Pada Ketua adalah Konsekwensi dari apa yang kamu Pilih.
        Beliau berpesan bahwa seorang Pemuda itu haruslah mempunyai AKIK. Dalam hal ini yg dimaksud bukan batu AKIK. Yg sekarang sedang menjadi topik pembicaraan dikalangan Pedagang.. yang dmaksud adalah AKIK
A : Aktive
       maksudnya adl aktif dalam.      Berbagi hal. Tidak hanya sewaktu perkumpulan saja tetapi kesempurnaan untuk mengetahui adalah berani Bertindak, Berani untuk Berubah,  dan Berani Menetapkan dalam Hati.
K ; Kordinasi
       Suatu organisasi haruslah saling berkoordinasi dan bermusyawarah antar angota satu sama lain. JANGAN SAMPAI ADA 1 ANGGOTAPUN YG HILANG
I : Inisiatif
        Dalam organisasi sebagai pemuda harus mempunyai inisiatif/suatu gagasan yang bisa untuk dibahas dan tidak saling menyepelekan suatu hal /usulan. Dr seorang pendapat.
K : Komunikasi
        Setelah semua tersebut yang terpenting adalah KOMUNIKASI. Karena semua itu merupakan kunci dari Organisasi IPNU IPPNU yang Sehat. Ketika ada anggota 1 saja sakit maka semua juga merasakan Sakit yang sama..

MARILAH KESEMPURNAAN ORGANISASI INI KITA AWAL I DARI KATA IKHLAS DALAM HATI KITA SENDIRI..

Thursday, 28 May 2015

KAJIAN RUTIN Bersama K. H Ahmad Djuz'an

Kajian Rutin Kamis Malam Jum'at bersama K.H Ahmad Djuz'an

Apa yang anda ketahui tentang bulan sya'ban atau dalam bahasa jawa dibulan ruwah(bulannya para arwah) boleh aja kita menyebutnya seperti itu...
         Sya'ban??? Para sahabat menjawab yang tau hanya Rasulullah SAW dan Allah SWT..  dr ussammah bin zaid (ibnu uzaimah) rasulullah SAW berkata  bulan sya'aban adl bulan yang orang pada umumnya melupakan diantara bulan rojab dan bulan romadhon..
        Karena ketika bulan rojab kita dingatkn dengan peristiwa Isra' Mi'raj dan dibulan romadhan kita diingatkan dengan kewajiban untuk menahan nafsu yaitu dengan berpuasa, ada juga peristiwa Nuzulul Qur'an dan juga ada suatu malam yg sangat istimewa yaitu malam Lailatul Qodar. Tapi dibulan sya'ban kita melupakan suatu hal yang justru disitu ada hal yang tidak kalah penting dengan bulan yang lain,  yaitu amalan yang kita perbuat akan dtumpuk/dserahkan kpd Allah SWT (penutupan buku amal kita)..
         Dalamm kitab ibnu majjah (syafi'atun najjah) pada suatu malam nisfu Sya'ban Rasulullah didatangi malaikat jibril ia berkata pada malam nisfu sya'ban Rasulullah diperintahkan untuk memperbanyak beribadah, mengangkat tangan untuk berdo'a kepada Allah SWT karena pada malam itu adalah malam istimewa selain malam Lailatul Qodar. Allah SWT menurnkan 300 karohmatan(kebaikan) maka dari itu berbanyaklah untuk bermunajah kepada Allah SWT karena do'a yg kita panjatkan akan dikabulkan Allah SWT..
       Dibulan sya'ban ada tradisi jawa yang juga kita tidak boleh tinggalkan yang disebut Sadranan.. Dalam kajian kali ini Maksud dari Sadranan adalah mendoa'an.. Sadranan berasal dr kata Shodaro Yasduru Sadran yang artinya tepuklah hatimu bahwa kamu ada itu berkat siapa? Tanpa orang terdahulu yang berjuang dan berjasa untuk kita. Kita tidak mungkin ada hingga saat ini.. Sadranan itu dimaksudkan untuk mengigatkn kita atau membalas budi kepada para terdahulu dengan cara Mendo'akan bersama. Ya dzikir tahlil (tahlillan) atau dengan mendo'akan dg membaca Al-Qur'an atau dg bersedekah mengeluarkan sedikit/sebagian harta kita.
        Ada juga Tradisi dalam Sadranan kenapa ada nasi yg berbentuk tumpeng, kenapa ada pisang, dan apem dll???
       Dalam kajian ini Romo K.H Ahmad Djuz'an menjelaskan bahwasannya "semua itu adalah simbol orang jawa yang scr tidak langsung diungkapkan.. Tumpeng (nasi yg dibentuk seperti gunung) maksudnya dlm bhs Jawa Tuntunan o dalan sing lempeng (ikutilah jalan yang Lurus) maksdunya dlm surat Al- Fatikah ayat 7
-Pisang. : menandakan pisang itu seperti hati kita.. Pisang berawal dr sebuah jantung (pisang) yg berbentuk seperti hati dan mempunyai warna seperti hati.. ketika berbuah maka akan menghasilkan buah yang dluar bisa kotor tapi didalam buah pisang bersih tanpa noda itu lah mendanakan hati kita ada yang baik ada yang buruk.
- Apem : adl makanan yg terbuat dari tepung yang dicampur sedikit irisan kelapa lalu digoreng orang jawa menyebutnya Apem.. itu berasal dr kata Affun (minta maaf) krn orang jawa lidahnya sulit berbicara bahasa arab.. krn orang jawa tipe lidah yang suka Onde_onde, Tempe, wa Ote_ote wkwkwkwk :D
         Dari kajian diatas bisa kita pelajari bahwa kita tidak boleh melupakan orang yg sudah meninggal, meski sudah meninggal kita mempunyai hubungan batiniyahnya dengan orng tsb. Apa lagi melupakan orang tua kita Jangan sampai kita melupakan orang tua kita karena berkat mereka kita ada..  Mendo'akan orng yg sudah meninggal hukumnya boleh jika tidak dibolehkan kenapa ada kewajiban Sholat Jenazah dan dalill yang lainnya ada yang menjelaskan..

#Orang yang mempunyai ilmu maka allah akan meninggikan derajatnya :D

Sekian dulu Terima kasih write: Andrea Hermawan
       

Friday, 15 May 2015

MENANGISLAH KARENA AIR MATAMU DAPAT MEMADAMKAN API NERAKA

Menangislah Karena Air Matamu Dapat memadamkan Api Neraka?

Dua ilmuwan pernah melakukan penelitian disertasi tentang air mata. Kedua peneliti tersebut berasal dari Jerman dan Amerika Serikat.

Hasil penelitian kedua peneliti itu menyimpulkan bahwa air mata yang keluar karena tepercik bawang atau cabe ‘‘BARBEDA’’ dengan air mata yang mengalir karena kecewa dan sedih.

Air mata yang keluar karena tepercik bawang atau cabe ternyata tidak mengandung zat yang berbahaya.

Sedangkan, air mata yang mengalir karena rasa kecewa atau sedih disimpulkan mengandung toksin, atau racun.

Kedua peneliti itu pun merekomendasikan agar orang² yang mengalami rasa kecewa dan sedih lebih baik menumpahkan air matanya. Sebab, jika air mata kesedihan atau kekecewaan itu tidak dikeluarkan, akan berdampak buruk bagi kesehatan lambung.

Menangis itu indah, sehat, dan simbol kejujuran. Pada saat yang tepat, menangislah sepuas²nya dan nikmatilah karena tidak selamanya orang bisa menangis.

Orang² yang suka menangis sering kali dilabeli sebagai orang cengeng. Cengeng terhadap Sang Khalik adalah positif dan cengeng terhadap makhluk adalah negatif.

Orang² yang gampang berderai air matanya ketika terharu mengingat dan merindukan Tuhannya, air mata itu akan melicinkannya menembus surga. Air mata yang tumpah karena menangisi dosa masa masa lalu akan memadamkan api neraka.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW; ‘‘Ada mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang tidak tidur semalaman dalam perjuangan fisabilillah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah SWT...!!!’’ (HR. Muslim)

Seorang sufi pernah mengatakan, jika seseorang tidak pernah menangis, dikhawatirkan hatinya gersang. Salah satu kebiasaan para sufi ialah menangis. Beberapa sufi mata dan mukanya menjadi cacat karena air mata yang selalu berderai.

Tuhan memuji orang menangis; ‘‘Dan, mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk...!!!’’ (QS Al-Isra' [17]:109).

Nabi Muhammad SAW bersabda; ‘‘Jika kalian hendak selamat, jagalah lidahmu dan tangisilah dosa²mu...!!!’’ (HR. Muslim)

Ciri² orang yang beruntung ialah;

1. Ketika mereka hadir di bumi langsung menangis, sementara orang² di sekitarnya tertawa dengan penuh kegembiraan.

2. Jika meninggal dunia ia tersenyum, sementara orang² di sekitarnya menangis karena sedih ditinggalkan.

Ajal Tidak Menunggu Taubatmu

AJAL TIDAK MENUNGGU TAUBATMU

Bismillahir Rəhmanir Rəhim ⁂ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ ⁂ ~Assalaamu'alaikum~
◆▬▬▬▬▬ஜ ஜ▬▬▬▬▬◆◆▬▬▬▬▬ஜ ஜ▬▬▬▬▬◆

ﷲ ✿★ AJAL TIDAK MENUNGGU TAUBATMU ✿★

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.Wahai Sahabatku Yang Selalu Di Rahmati Oleh Allah SWT

Alhamdulillah <> ALLAH SWT masih memanjangkan usia, meminjamkan nyawa dan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk memohon keampunan dariNYA dan menegakkan Islam tercinta supaya kita boleh terus mengejar redhaNYA.

Ibnu Umar berkata: “Aku bersama Rasulullah, lalu seorang lelaki Ansar datang kepada Baginda mengucapkan salam lalu bertanya : Wahai Rasulullah. Manakah antara kaum mukminin yang paling utama? Baginda menjawab : Yang paling baik akhlaknya antara mereka. Dia bertanya lagi : Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?

“Baginda menjawab : Yang paling banyak mengingati kematian antara mereka dan paling bagus persiapannya selepas kematian. Mereka itu orang cerdik,”
(Hadis Riwayat Imam Ibnu Majah)

Sentiasa mengingati mati bukanlah mengabaikan setiap perkara di dunia tetapi sentiasa mengingati mati ialah menghindarkan diri dari tertipu dengan kenikmatan dunia yang serba sementara.

"Genggamlah dunia jangan biarkan dunia menggenggam diri mu. Kawallah nafsumu dan jangan biarkan nafsu mengawalmu."

Sentiasa mengingati mati dan sentiasa bersedia menghadapi mati bermaksud sentiasa membuat persiapan untuk ke alam kubur dan alam akhirat. Di akhirat kelak kita akan ditanya apakah yang telah kita lakukan di dunia. Bukankah kita diturunkan ke dunia untuk menjadi khalifah dan untuk memakmurkan bumi ALLAH SWT?

“Katakanlah (wahai Muhammad): “Sebenarnya maut yang kamu larikan diri daripadanya itu, tetap menemui kamu; kemudian kamu akan dikembalikan kepada ALLAH yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, lalu DIA memberitahu kepada kamu apa yang kamu telah lakukan (serta membalasnya).” (Surah Al-Jumu’ah : Ayat 8.)

Dan perlu diingat, memakmurkan bumi ALLAH SWT bukanlah bermaksud hidup di dunia dengan bersenang-lenang semata-mata tetapi bermaksud berusaha bersungguh-sungguh mengamalkan suruhan ALLAH SWT dan RasulNYA. Matlamat hidup manusia di dunia yang sebenar adalah mencari dan untuk mendapatkan redha ALLAH SWT, bukan untuk mencari kesenangan dunia yang semetara. Mencari redha ALLAH SWT dengan mengamalkan ajaran agama dan menyebarkannya.

Sungguh berbahagia orang yang sentiasa mengingati segala dosa yang telah dilakukan oleh dirinya sendiri demi sebuah perubahan diri menuju taubat nasuha.
Tetapi alangkah ngerinya apabila kita selalu menunda amal perbuatan baik dan taubat kerana merasakan usia masih muda dan merasakan akan hidup lama di dunia ini padahal maut akan menjemput pada bila-bila masa sahaja.

Firman ALLAH SWT : "Sesiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim" (Surah al-Hujurat : Ayat 11)
Orang yang bertaubat itu kekasih ALLAH, orang yang bertaubat daripada dosa adalah seperti orang yang tidak mempunyai dosa." (HR Ibnu Majah & Ibnu Mas'ud)

Orang yang cerdik adalah orang yang sentiasa mengingati mati dan sentiasa bersedia menghadapinya. SubhANNALLAH WAL HAMDULiiLAH WA ALLAHU AKBAR

Menjadi Manusia Yang Bermanfaat

Menjadi Manusia Yang Bermanfaat

ﻋﻦ ﺟﺎﺑﺮ ﻗﺎﻝ : ﻗﺎﻝ
ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ
ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : » ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ
ﻳﺄﻟﻒ ﻭﻳﺆﻟﻒ ، ﻭﻻ ﺧﻴﺮ
ﻓﻴﻤﻦ ﻻ ﻳﺄﻟﻒ ، ﻭﻻ
ﻳﺆﻟﻒ، ﻭﺧﻴﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ
ﺃﻧﻔﻌﻬﻢ ﻟﻠﻨﺎﺱ «
Diriwayatkan dari Jabir
berkata,”Rasulullah saw
bersabda,’Orang beriman itu
bersikap ramah dan tidak ada
kebaikan bagi seorang yang
tidak bersikap ramah. Dan
sebaik-baik manusia adalah
orang yang paling bermanfaat
bagi manusia.” (HR. Thabrani
dan Daruquthni)

Karena saling membutuhkan, pola hubungan seseorang dengan orang lain adalah untuk saling mengambil manfaat. Ada yang memberi jasa dan ada yang mendapat jasa. Si pemberi jasa mendapat imbalan dan penerima jasa mendapat manfaat. Itulah pola hubungan yang lazim.

Jika ada orang yang mengambil terlalu banyak manfaat dari orang lain dengan pengorbanan yang amat minim, naluri kita akan mengatakan itu tidak adil. Orang itu telah berlaku curang. Dan kita akan mengatakan seseorang berbuat jahat ketika mengambil banyak manfaat untuk dirinya sendiri dengan cara yang curang dan melanggar hak orang lain.

Begitulah hati sanubari kita, selalu menginginkan pola hubungan yang saling ridho dalam mengambil manfaat dari satu sama lain. Jiwa kita akan senang dengan mengambil manfaat bagi dirinya dengan cara yang baik. Kita anggap seburuk-buruknya manusia yang mengambil manfaat banyak dari diri kita dengan cara yang salah. Apakah itu menipu, mencuri, dan mengambil paksa, bahkan dengan kekerasan.

Namun yang luar biasa adalah orang lebih banyak memberi dari mengambil manfaat dalam berhubungan dengan orang lain. Orang seperti ini disebut orang yang terbaik diantara kita, dermawan, Ikhlas, tanpa pamrih, dan tidak punya vested interes.

Orang selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain adalah sebaik-baik manusia. Kenapa Rasulullah Saw menyebut seperti itu? Setidaknya ada empat alasan.

Pertama, karena ia dicintai Allah Swt. Rasulullah saw pernah bersabda yang bunyi kurang lebih, Orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Siapakah yang lebih baik dari orang yang dicintai Allah?
Kedua, karena ia melakukan amal yang terbaik. Kaidah usul fiqih menyebutkan bahwa kebaikan yang amalnya dirasakan orang lain lebih bermanfaat ketimbang yang manfaatnya dirasakan oleh diri sendiri. Karena itu tak heran jika para sahabat ketika ingin melakukan sesuatu kebaikan bertanya kepada Rasulullah, amal apa yang paling afdhol untuk dikerjakan.

Ketika musim kemarau dan masyarakat kesulitan air, Rasulullah berkata membuat sumur adalah amal yang paling utama. Saat seseorang berjihat sementara ia punya ibu yang sudah sepuh dan tidak ada yang merawat, Rasulullah menyebut berbakti kepada si ibu adalah amal yang paling utama bagi orang itu.
Ketiga, karena ia melakukan kebaikan yang sangat besar pahalanya. Berbuat sesuatu untuk orang lain besar pahalanya.

Rasulullah berkata, "Seandainya aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi suatu kebutuhannya, maka itu lebih aku cintai daripada i'tikaf sebulan di masjidku ini." (Thabrani)
Keempat, memberi manfaat kepada orang lain tanpa pamrih, mengundang kesaksian dan pujian orang yang beriman. Allah swt mengikuti persangkaan hambanya. Ketika orang menilai diri kita adalah orang yang baik, maka Allah swt menggolongkan kita ke dalam golongan hambanya yang baik-baik.

Cara Menjadi Manusia Yang Bermanfaat Untuk Orang lain adalah sbb:
1. Tingkatkan derajat keimanan kepada Allah swt.
2. Tanamkan dalam diri kita, bahwa sisa harta yang ada pada diri kita adalah telah diberikan kepada orang lain.
3. Kita harus mengikis habis sifat egois dan sifat serakah pada diri kita.
4. Hargai dan hormatilah orang lain, niscaya akan mendapatkan manfaat dari perbuatan yang kita lakukan.
5. Untuk menjadi manusia yang bermanfaat, tentulah kita harus memiliki sesuatu yang dapat diberikan, baik itu ilmu, harta, dan lain sebagainya.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

Wallahualam bishowab

Sholat adalah Amalan Pertama yang Di Hisab

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” •

Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya.” (HR. Ath-Thabarani)•

• Tapi sahabat, pada kenyataannya masih banyak umat Islam masih sering meninggalkan sholat wajib 5 waktu, dan bahkan masih banyak sekali orang yang mengaku beragama Islam tapi tidak peduli dengan masalah kewajiban mengerjakan sholat. Padahal begitu besar manfaat dan pahala sholat bagi seorang umat manusia.

• Sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian atas diri-Nya, bahwa bagi setiap muslim yang menjaga shalat wajib maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Karena itu orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka ia telah mencampakkan dirinya ke dalam kebinasaan dan dibiarkan Allah, tidak ditolong dan tidak dijamin.

Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa salam bersabda :

“Lima waktu shalat yang Allah telah wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, barangsiapa yang mengerjakannya, dia tidak menyia-nyiakannya sedikitpun juga karena menganggap remeh tentang hak-Nya, maka Allah berjanji untuk memasukkannya ke dalam surga.
Dan barangsiapa yang tidak melaksanakannya, maka Allah tidak berjanji untuk memasukkannya ke dalam surga.
Jika Allah kehendaki maka Dia akan menyiksanya dan jika Allah kehendaki maka Dia akan mengampuninya.” (HR. Malik, Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i)•

• Buat bunda muslimah yang sudah memiliki anak, maka kewajiban kita untuk memerintahkan buah hati kita untuk melaksanakan shalat. Berdasarkan hadist Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Salam.
:
"Suruhlah anak-anakmu untuk melaksanakan shalat pada umur tujuh tahun dan pukullah mereka jika sepuluh tahun belum mau untuk mengerjakannya, dan pisahkanlah tempat tidur antara laki-laki dan perempuan." (HR. Ahmad, Abu Daud : 459 ; lihat Shahih Abu Daud no.466 dan ini lafadz Hakim)

• Adapun orang-orang yang tidak shalat, Allah janjikan buat mereka neraka Saqar.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Tiap-tiap jiwa bertanggung jawab atas yang ia perbuat. Kecuali golongan kanan, (mereka) berada di dalam syurga, mereka saling bertanya tentang keadaan orang-orang yang berdosa : “Apakah yang memasukkan kalian ke dalam neraka Saqar ?”
mereka menjawab : “Kami dulu tidak termasuk orang-orang yang yang mendirikan shalat.” (QS. Al-Mudatsir : 38-43)

• Nah sahabatku, yuuk kita jaga shalat kita, ketahuilah bahwasanya Allah; kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi; dan burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui SHALATNYA (shalaatahu) dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (24:41).

AKSI DONOR DARAH IPNU IPPNU PAC JUWIRING

      AKSI DONOR DARAH DAN RUTINAN JARIRO DALAM RANGKA ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW
BERSAMA IPNU IPPN PAC JUWIRING
       Minggu, 3 Mei 2015 Jamaah Rindu Rosul (JARIRO) IPNU IPPNU Juwiring menyelenggarakan aksi donor darah sekaligus rutinan JARIRO. Dalam menyelenggarakan acara tersebut JARIRO bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Islamic Center NU Juwiring. Acara dimulai pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB.
          Rutinan kali ini memang agak berbeda dari pada biasanya, kali ini JARIRO IPNU IPPNU Juwiring mengundang beberapa PAC dan PC NU Kabupaten Klaten. Dan yang menambah kespesialan acara ini adalah dihadirkannya Habib Muhammad Syafi’I bin Idruz Alaydruz sebagai rois sholawat bersama.
Kami bermaksud mengadakan rutinan dan donor darah dalam skala kecil namun Alhamdulillah jama’ah yang hadir cukup banyak. Sebagian dari mereka ikut serta donor darah. Alhamdulillah dari sekian jama’ah kami berhasil mendapatkan 45 kantong darah segar. Hehehe. Kami bangga dapat bekerjasama dengan PMI untuk mengadakan aksi donor darah karena seperti slogan PMI ,“ Setetes darah Anda, nyawa bagi sesama.” JJJ
        Acara demi acara telah kami lalui dengan lancar dan kami telah melaksanakan tugas kami dengan baik. Meskipun ada beberapa kesalahan namun hal itu tidak mengganggu keberlangsungan acara kami. Sesuai dengan slogan kami, “Datang bersih pulang harus bersih” seusai acara semua panitia membersihkan Gedung Islamic Center NU Juwiring. Kami menyadari bahwa kebersihan sebagian dari iman, menjaga kebersihan lingkungan merupakan kewajiban bagi kami. Jangan sampai niat baik yang kami bangun menjadi rusak karena kita tidak menjaga lingkungan dengan baik.
        Setelah selesai semua kegiatan, kamipun isoma dan melanjutkan sarasehan. Momen inilah yang berbeda dari biasanya karena hari itu bertepatan dengan hari kelahiran Rekan Yamdi Aryadi Ketua JARIRO dan rupanya semua acara itu memang disengaja oleh Rekan Andre untuk member surprise bagi sahabatnya. Dan katanya ia rela berdebat dengan salah satu pengurus MWC hanya untuk menyelenggarakan acara ini. Lalu semua panitia mengucapkan selamat kepada Rekan Yamdi. Kami sangat terharu dan keadaan menjadi sangat haru bercampur bahagia. Hmm, soo sweet JJJ
          Kesan dan pesan dari acara ini adalah “Jangan sekali-kali melupakan temanmu karena tanpa teman kita bukanlah siapa-siapa.” Hem, puitis dikit gx papa ya, hehe. Dan harapan kami semoga dengan diadakannya acara ini dapat menjadikan JARIRO IPNU IPPNU Juwiring semakin maju, lebih baik, lebih kompak dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sekian tulisan sederhana ini, kritik dan saran selalu dinanti oleh penulis. Terima kasih..

By : Nur Nascihah Istiqomah

Friday, 30 January 2015

Kata Mutiara Habib Syekh bin Abdulqodir Assegaf

Kata Mutiara Habib Syekh

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Kata Mutiara Habib Syekh AA (1)
“Ketika kami akan melangkahkan kaki keluar, kami berdoa” :
Yaa Allah …
Kami memohon bisa bahagia dengan orang orang yang kami temui hari ini.
Kami juga memohon bahwa mereka juga bahagia dengan keberadaan kami.
Semua kami serahkan pada-Mu, sehingga tidak perlu ada khawatir dan ketakutan.
Karena kami yakin, setiap harinya akan selalu ada kejutan-kejutan indah untuk kami.
Semoga kami dan orang-orang di sekitar kami dapat saling belajar dan saling memberi manfa’at.
Yaa Allah,
Maafkan jika kami rapuh dan suka mengeluh…
Tapi mulai hari ini…,
Kami seharusnya bersyukur dengan semua nikmat yang tidak bisa kami hitung.
Kami masih bisa bernafas dan masih bisa berjalan.
Mohon jauhkan kami dari …
Berkeluh kesah, kesempitan pikiran, kekotoran hati dan dari kemalasan tubuh ini.
Yaa Allah…
Jagalah, Sayangilah, Kasihilah, Cintailah dan lindungilah selalu yang membaca tulisan ini, Sepanjang hidupnya beserta orang orang yang dekat kepadanya.
Aamiiin…
[HABIB SYEKH AA]


"Orang yang dibenci tidak akan merasakan kesedihan yang dalam, Sedangkan orang yang membenci akan kehilangan kebahagiaan"


[HABIB SYEKH AA]


" Orang yang baik adalah orang yang saling mendoakan, Zaman yang paling baik ialah zaman di saat pemimpin yang mendoakan rakyat dan rakyat mendoakan pemimpin ".





[HABIB SYEKH AA]

"Perbanyaklah Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW, Saat ini Agar Mendapatkan Syafaatnya Kelak DihariNanti." 


[HABIB SYEKH AA]


"Ayo Dho Ngurangi...Nongkrong Neng Prapatan...Timbang Neng Prapatan... Mending Pengajian..Ora Ketipungan Utowo Gitaran...Mending Bareng Bareng Mangkat Sholawatan..."


[HABIB SYEKH AA]
"Jika kalian bermasalah, janganlah kalian hanya menangis, sujudlah kepada Allah karena Allahlah yang akan menyelesaikan masalahnya"
[HABIB SYEKH AA]

"Jika engkau ingin melihat indahnya fajar... Maka engkau harus melalui gelapnya malam..."

[HABIB SYEKH AA]
"Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu pertanda bahwa kehidupan kita sebenarnya LEBIH INDAH dari mereka."
[HABIB SYEKH AA] 
"Lebih baik mati dalam kemuliaan dari pada hidup dalam keterhinaan"
[HABIB SYEKH AA]

" Kenikmatan Bukan Tergantung Banyaknya Yang Kita Miliki , Tetapi Tergantung Berapa Banyak Yang Sudah Kita Syukuri "
[HABIB SYEKH AA] 

"Orang  yang bahagia bukanlah orang yang hidup tanpa masalah akan tetapi mereka yang pandai menyelesaikan dan mengambil hikmah dari masalah tersebut"
[Habib Syekh AA]


" Belajarlah mengalah sampai tak seorangpun mengalahkanmu. "
" Belajarlah merendah sampai tak seorangpun merendahkanmu. "
" Belajarlah sabar sampai Alloh mengangkat derajatmu. "
[Habib Syekh AA]



"Sewaktu  kita ingin orang lain berbuat baik terhadap diri kita, kita wajib dulu berbuat baik kepada orang lain. Setiap kita ingin mendapatkan  penghormatan dari yang lain,  kita harus menghormati dulu yang lain, semenjak kita ingin mendapatkan pemberian – pemberian Allah , Kita harus memberi Makhluk-makhluk Allah”
[Habib Syekh AA]





" INDAH PADA WAKTUNYA "                

"Ku minta setangkai bunga segar, Allah memberiku kaktus berduri


Ku minta binatang mungil nan cantik, Allah memberiku ulat berbulu".


Aku sangat sedih.. mengapa yang ku harap, bertentangan dengan apa yang ku dapat.


Namun kemudian...


Kaktus itu berbunga sangat indah, Ulat itupun berubah menjadi kupu kupu yang amat

cantik.


Itulah jalan Allah 'INDAH PADA WAKTUNYA'


Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita perlukan.


Kadang kita sedih, kecewa dan terluka.


Tapi... jauh diatas segalanya, Allah sedang merajut yang baik untuk kehidupan.


"Semoga... kita termasuk dalam golongan orang orang yang pandai berSyukur."

Aminnnnn..................    [Habib Syekh AA]
UNTUK INFO LEBIH LENGKAP BISA KUNJUNGI WEBSITE RESMI SYEKHERMANIA
                                          www.syekhermania.or.id

20 JAWABAN IBLIS

20 Jawaban Iblis

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras.”
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW  dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat), “Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?”
Taklimat Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya.”
Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.”
Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1):
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.”
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.
Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.”
Pertanyaan Nabi (2):
“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?”
Jawab Iblis:
“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.
Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak.Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkanamalnya.Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.”
Pertanyaan Nabi (3):
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?”
Jawab Iblis:
“Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu.Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”
Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis:
“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga,aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”
Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya. Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya -matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”
Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”
Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”
Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa.
Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa.Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka.
Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”
Pertanyaan Nabi (9):
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis:
“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk.”
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadzHadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, “Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang  mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.”
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ – dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya.”Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.”
Pertanyaan Nabi (10):
“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:
“Umatmu itu ada tiga macam.
Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat.”
Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan.
Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.
Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur.”
Pertanyaan Nabi (11):
“Siapa yang serupa dengan engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”
Pertanyaan Nabi (12):
“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji.”
Pertanyaan Nabi (13):
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:
“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari.”
Pertanyaan Nabi (14):
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya.  Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang.”
Pertanyaan Nabi (15):
“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya.”
Pertanyaan Nabi (16):
“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”
Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan  diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”
Pertanyaan Nabi (17):
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya’, aku  beratkan hatinya untuk sholat.”
Pertanyaan Nabi (18):
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”
Pertanyaan Nabi (19):
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya”
Pertanyaan Nabi (20):
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, ‘Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’”
Diposkan oleh Ahmad Ridho Mas Huri

Rasulullah dan Jeruk Limau

Rasulullah Dan Jeruk Limau

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Semoga kita senantiasa mampu mengingat dan memaknai cerita ini untuk terus berbenah dan menjadi berbekal,
Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat. Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda. Cantik sungguh buahnya. Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum.
Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Setiap kali dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda.
Sahabat-sahabat agak heran dengan sikap Rasulullah SAW itu. Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan “Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab itu saya habiskan semuanya.”
Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya di’tewas’kan oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.
Sumber : http://virouz007.wordpress.com/