Tiada Laut Sedalam Iman

Tiada Gunung Setinggi CIta, Sujud Kepala Kepada Tuhan Tegak Kepala Lawan Derita

Mekar Seribu Bunga diTaman Mekar Cintaku Pada Ikatan

ilmu Ku Cari Amal Ku Beri Untuk Agama Bangsa Negeri

Bersemilah - Bersemilah Tunas-Tunas NU

Masa Depan Ditanganmu Untuk Meneruskan Perjuangan

Friday, 26 September 2014

Mebel Desa Ngepringan


BISNIS DESAGEPRINGAN
Di daerah Klaten tepatnya di desa Ngepringan Serenan Juwiring Klaten, mayoritas penduduknya berpendapatan dari tani kini beralih membuat kerajinan tangan dari kayu. Di desa Ngepringan Serenan Juwiring Klaten tersebut, tiap harinya tidak sepi dari pengunjung yang sekedar melihat-lihat karya seni mereka, tetapi tidak jarang juga ditemukan mereka-mereka yang berkunjung untuk memesan mebel dan bahkan membeli mebel yang sudah jadi.
Kerajinan hasil karya seni didesa tersebut sangatlah beragam bentuknya, tidak cuman bentuk meja atau kursi yang ada pada umumnya saja, tetapi juga beragam. Misalnya almari baju, almari buku, tempat tidur dan juga berbagai bentuk yang aneh-aneh sesuai minat pemesanya.
Selain menambah wawasan soal kesenian mebel, pengunjung juga akan temukan wawasan lain soal usaha mandiri yang menguntungkan. Sebagai contoh yaitu  pembuatan mebel dan pemanfaatan sisa hasil potongan kayu. Selain itu juga pengunjung memahami berbagai fakta menarik mengenai usaha tersebut, mengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang terdapat di dalam usaha tersebut. Salah satunya apabila memesan barang langsung dari produsennya maka akan ditawarkan harga yang mudah dijangkau isi dompet tidak seperti barang yang di perdagangkan di took swalayan.
Usaha pembuatan mebel tersebut merupakan salah satu contoh, usaha mandiri yang sangatlah penting untuk di pelajari, yang faktanya sangatlah menguntungkan, di harap dapat memberikan  motifasi yang positif bagi pembaca, dan mampu untuk di terapkan, bila mana di kala waktu mendatang diperlukan.

Bagai mana cara Pemesanan????????
Bisa langsung dating saja ke Desa Ngepringan RT: 14/06 Serenan Juwiring Klaten Rumah Bp. Suparman Miharjo CP: 081329100659

Thursday, 25 September 2014

Download Mp3 JARIRO


Silahkan download Sholawat JARIRO di bawah ini dengan gratis dan semoga bermanfaat.


1. JARIRO - Anta anta  download
2. JARIRO - Alhamdulillah download
3. JARIRO with K.H Ahmad Djuz'an _ Al-Barjanzi download
4. JARIRO - Pepali Ki Ageng download
5. JARIRO - Temanten Baru download
6. JARIRO - Maula Yasholli download
7. JARIRO - Padang Bulan versi Temanten Baru download 
8. JARIRO - Allahhumma Sholli'ala download
9. JARIRO -  Caping GUNUNG download
10. JARIRO - Laaillahaillallah+siddenannabi download
11. JARIRO - RobbanaSholli download
12. JARIRO -  Rohatil Allahummabainahumma download
13. JARIRO - Robbiqola+subhanallah download
14. JARIRO - Yarasulallah Yajadalhasalaik download
15. JARIRO - Allahumma Sholli'ala NEW download
16. JARIRO - Asubhubada new download
17 JARIRO - Shollu'alannuriladzi download
18. JARIRO - Syi'ir Bunga Melati download





HADROH Ponpes AL - FATTAH ( HAFA) Kemiri Tlogorandu Juwiring Klaten
1. Ya'asiqol Musthofa download
2. Dilunni  download
3. Ahmad Ya Habibi dan Miftakhul Jannah Version download
4. Al Hirjrotul download
5. Al Kaunu download
6. Allahhumma Sholli'ala Musthofa download
7. Qomarun    download
8. Thola'al Badrun Version download
9. Dhoharotinul Mu'ayyad New Version download
10. Assubhubada download
11. Miftahul Jannah download
12. Qomarun 2 download
13. Robbanasholli download
14. Yarasulallah Versi Sya'ir download
15. Yaarasulallah Yaa Habiballah download




Video JARIRO
1. JARIRO JUNIOR download



Terima kasih atas kunjungan anda!!!!! Allahhumma sholli'alasayidina Muhammad

Monday, 22 September 2014

IPNU IPPNU JUWIRING

















Sunday, 14 September 2014

SEJARAH IPNU IPPNU














Katan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU)
Ikatan Pelajar Putri Nahdatul  Ulama (IPPNU)
     Sekretariat : ISLAMIC CENTER NU, Jl. Juwiring – Serenan KM 1 Juwiring, Klate   
                       Contact person : 085799281089, 085701105205

Lahirnya organisasi kaum muda atau generasi muda dalam sejarah NU tak bias dipungkiri dimulai dari sejarah yang telah ditorehkan para pendahulu kita yang memiliki kesadaran kolektif yang dimanifestasikan dalam wadah organisasi,bias di ambil contoh : pada tahun 1916 KH.wachab hasbulloh mendirikan Nahdhatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air)di Surabaya yang yang menjadi madrasah kawah candradimuka para generasi muda pada masa itu,pada tahun 1918 didirikan Nahdlatul Tujjar (Kebangkitan Ekonomi Para Pedagang) di Ampel dan tahun 1919 juga telah berdiri Taswirul Afkar (Pencerahan Pemikiran) yang kesemuanya ini adalah menjadi embrio cikal bakal lahirnya Nahdhstul Ulama.
Bisa di ambil analisa sejarah bahwa pergerakan kaum muda pelajar juga menjadi bagian berdirinya IPNU-IPPNU diantara wadah pelajar yang telah tumbuh pada masa itu yaitu:Persatuan santri Nahdhatul Oelama (Persano),Perasatusan  Moerid NO (PAMNO) di malang 1939 ,Persatuan Pelajar NO (Perpeno) di Kediri 1954 .hanya saja organ –organ tersebut belum terkonsolidir secara nasional ,sehingga corak dan watak gerakannya masih bersifat lokal . Yang menyatukan mereka adalah imajinasi kolektif yang dibentuk dari tradisi keagamaan sunni yang sama. Pada titik inilah muncul kepeloporan gerakan yang hendak membangunn jembatan pergerakan antar organ tersebut. Maka tampillah M. Sufyan Cholil ( Mahasiswa UGM Yogyakarta0, H. Musthofa (Solo) dan Abdul Ghoni Farida ( Semarang) yang membawa gagasan progresif yang disampaikan dalam Kongres PB Ma’arif pada Februari  1954. Gayung bersambut, sehingga gagasan itu diakomodir untuk dijadikan agenda pembahasan siding, akhirnya Kongres PB Ma’arif Semarang mengesahkan berdirinya Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tanggal 24 Februari 1954/ 30 Jumadil Akhir 1373 H
 Sebagai tindak lanjut konsolidasi organisasi pun dilaksanakan . Para pelopor tersebut lalu menyelenggarakan Konferensi Segi Lima yang diselenggarakan di Solo, Jombang dan Kediri. Konferensi ini berhasil merumuskan asas organisasi (ASWAJA), Tujuan Organisasi Yaitu Mengemban risalah islamiyah mendorong kualitas pendidikan dan mengkonsolidir pelajar. Hasil konsolidasi ini lalu dibawa dalam Mukhtamar  NU ke-20 di Surabaya 1954, dan disahkan PBNU sebagai satu-satunya organisasi pelajar putra dalam naungan NU. Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama ( IPNU) merupakan salah satu badan otonom NU yang menghimpun para pelajar putra, sedangkan  Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) adalah badan otonom NU yang menghimpun para pelajar putri.
Arti Lambang IPNU ( BAB V Pasal 8 Peraturan Dasar IPNU)

1.         Warna Hijau             : Subur,  Warna Kuning : Hikmah yang tinggi, Warna Putih : Suci, Warna Kuning diantara   Putih : Hikmah dan cita-cita tinggi
2.      Bentuk Bulat             : Kontinyu/terus menerus
3.      Titik tiga diantara kata I.P.N.U : Iman, Islam, dan Ihsan
4.      Enam strip mengapit huruf IPNU : Rukun Iman
5.      Bintang                      : ketinggian cita-cita
6.      Sembilan bintang      : Lambang keluarga NU yaitu
·         Lima bintang diatas yan satu besar ditengah : Nabi Muhammad SAW, yang empat kanan kiri : Khulafaur Rasyidin
·         Empat Bintang dibawah ; Madzhab empat
7.      Dua Kitab                 : Alqur’an dan Hadist
8.      Bulu                          : Lambang IPNU, Dua Bulu angsa bersilang : sintesa antara ilmu umum dan ilmu agama
9.      Sudut bintang lima            : Rukun Islam 


Arti Lambang IPPNU (BAB I Pasal 1 Pengaturan Rumah Tangga (IPPNU)

  1.      Warna Hijau    : Subur,  Warna Kuning : Hikmah yang tinggi, Warna Putih : Suci, Warna Kuning diantara Putih : Hikmah dan cita-cita tinggi
  2.      Bentuk Segitiga           : Iman, Islam dan Ihsan
  3.      Dua buah garis mengapit warna kuning        : Dua kalimat Syahadat
  4.      Bintang            : ketinggian cita-cita
  5.      Sembilan bintang        : Lambang keluarga NU yaitu
·         Lima bintang diatas yan satu besar ditengah : Nabi Muhammad SAW, yang empat kanan kiri : Khulafaur Rasyidin
·         Empat Bintang dibawah ; Madzhab empat
  6.      Dua Kitab        : Alqur’an dan Hadist
  7.      Bulu     : Lambang IPNU, Dua bunga  Melati  : Perempuan dengan kebersihan pikiran dan kesucian  hatinya memadukan dua unsure ilmu pengetahuan umum dan agama.
  8.      Sudut   bintang lima    : Rukun Islam
     

        Posisi IPNU-IPPNU

1    . Intern
      IPNU-IPPNU sebagai perangkat dan badan otonom Nahdlotul Ulama’, secara kelembagaan memiliki kedudukan yang sama dan sederajat dengan badan-badan otonom lain, yaitu memiliki tugas utama melaksanakan kebijakan Nahdlotul Ulama’, khususnya yang berkaitan dengan kelompok masyarakat tertentu. Masing-masing badan otonom hanya dapat dibedakan dengan melihat orientasi target group (kelompok binaan) dan bidang garapan masing-masing.
    2. Ekstern
     IPNU-IPPNU adalah bagian dari generasi muda Indonesia, yang memiliki tanggungjawab terhadap   kelangsungan hidup bangsa dan Negara republic Indonesia dan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya dan cita-cita perjuangan Nahdlotul Ulama’ serta cita-cita bangsa Indonesia.
    3. Fungsi
       IPNU-IPPNU berfungsi sebagai :
    Wadah berhimpun putra dan putri Nahdlotul Ulama’ untuk melanjutkan semangat dan nilai-nilai Nahdliyah.
 Wadah komunikasi pura dan putri Nahdlotul Ulama’ untuk menggalang ukhuwah Islamiyah dan mengembangkan syari’at Islam.
 Wadah kaderisasi putra dan putri Nahdlotul Ulama’ untuk mempersiapkan kader-kader bangsa.
 Wadah aktualisasi Putra dan Putri NU dalam pelaksanaan dan pengembangan syari’at Islam.
 Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran panggilan dan pembinaan (target group) IPNU-IPPNU adalah setiap putra dan putri bangsa yang syarat keanggotaan, sebagaimana ketentuan dalam PD dan PRT IPNU-IPPNU.

    E. Sikap dan Nilai
       Sikap dan nilai-nilai yang harus dikembangkan anggota IPNU-IPPNU adalah sikap dasar keagamaan dan nilai-nilai yang bersumber dari sikap kemasyarakatan Nahdlotul Ulama’ yaitu :
 Menjunjung tinggi nilai-nilai maupun norma-norma ajaran Islam
 Mendahulukan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi
 Menjunjung tinggi sikap keikhlasan dalam berkhidmat dan berjuang
 Menjunjung tinggi persaudaraan (al-Ukhuwah), persatuan (al-Ittihad) serta kasih mengasihi
 Meluhurkan kemuliaan moral (al-Akhlakul Karimah) dan menjunjung tinggi kejujuran (ash-Shidqu) dalam berpikir,bersikap dan bertindak
 Menjunjung tinggi kesetiaan (loyalitas) kepada agama, bangsa dan Negara
 Menjunjung tinggi nilai-nilai amal, kerja dan prestasi sebagai bagian dari ibadah sebagai ibadah kepada Allah SWT
 Menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan ahli-ahlinya dan selalu bersikap untuk menyesuaikan diri dengan setiap perubahan yang membawa manfaat bagi kemaslahatan manusia.


Setelah Melakukan analisa tentang Sejarah beserta identitas organisasi IPNU IPPNU. Diharapkan bias menjadi jembatan awal untuk memahami dan berperan aktif dalam salah satu bagian organisasi pengkaderan yang ada di dalam Nahdatul Ulama khususnya di tingkat pelajar sebagai Kader Generasi Muada awal NU yang kreatif, aktif, kritis dan membumi.
JIKA BUKAN KITA YANG MELAKUKAN SIAPA LAGI KAWAN?????????

Saturday, 13 September 2014

SELAYANG PANDANG JARIRO

SELAYANG PANDANG JAMA'AH RINDU ROSUL (JARIRO)



 Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang maha pengasih pelimpah cinta, yang maha penyayang tiada terbilang dialah sesembahan yang ada dilangit dan dibumi yang maha hidup dan maha berdiri sendiri, yang memberi rasa aman, pemberi rahmad, taufik, hidayah serta inayah.
            Shalawat, salam dan barokah semoga tercurah penuh kepada Rasulullah Muhammad SAW, Manusia pilihan, cahaya umat yang membawa risalah islam, semoga tercurah juga kepada keluarga, keturunan, sahabat dan umat-Nya terutama yang selalu bersholawat dan bermahabbah kepadanya.
            Riwayat singkat berdirinya jama’ah Rindu Rasul atau sering disebut JARIRO Yaitu suatu wadah, jama’ah, maupun majlis yang terdiri dari pemuda dan pemudi islam khususnya jama’ah ahad pagi Juwiring Klaten yang berdasarkan faham Ahlussunnah Waljama‘ah warga nahdiyin dari gerakan organisasi IPNU, IPPNU, ANSHOR dibawah naungan Majlesis Wakil Cabang Nahdhlotul Ulama Juwiring (MWC NU Juwiring) serta berkat do’a restu romo K. H Ahmad Djuz’an sehingga masih istikhomah sampai sekarang. Kata JARIRO sendiri merupakan singkatan dari JAMA’AH RINDU RASUL yang artinya Rindu akan kehadiran dan syafa’at Rasulullah Muhammad SAW. Awal mula berdirinya JARIRO terinspirasi  dari usulan maupun pendapat dari IPNU, IPPNU, dan ANSHOR yang mana ingin membentuk suatu majelis khusus atau jama’ah mahabah kepada rasul serta membentuk kepribadian muslim yang mampu berorganisasi dan berakhlakul karimah.
JARIRO dibentuk guna mengajak para kawula muda untuk cinta dan bersholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW Sebagai bukti cinta dan mahabah kepadanya. Selain dari pada itu fungsi JARIRO yaitu sebagai pemersatu serta membentuk kepribadian muslim yang mampu berorganisasi dan berakhlakul karimah. Dengan demikian JARIRO tidak hanya sebagai majlis Dzikir dan Sholawat saja akan tetapi sebagai suatu wadah kecil untuk melatih  para kawula muda untuk berorganisasi guna membentuk muslim yang kuat dalam menghadapai perkembangan zaman sehingga akan tercapai maksud dan tujuan bersama.
JARIRO berdiri th 2009  yang di pimpin oleh Sdr. M. Nasir dari sahabat ANSHOR bentuk kegiatan JARIRO yaitu pembacaan Dzikir dan Tahlill, membacaan kitab AL BARZANJI, Qasidah Sholawat, dan sarasehan saling mengungkapkan gagasan ide guna menunjang program kerja JARIRO sehinggs melatih mental untuk berani tampil para kawula muda karena kita adalah Agen of Change atau Agen perubahan dimasa yang akan datang.
Berlangsungnya kegiatan tersebut dilaksanakan secara SAFARI atau Bersilaturrahmi dari ranting ke ranting Perwakilan Anak Cabang Juwiring. Dengan metode tersebut dapat diharapkan menambah wawasan yang luas mengenai lingkup wilayah Juwiring serta menambah dan mempererat tali silaturrahmi antar sesama muslimin dan muslimat di wilayah Kecamatan Juwiring.